Custom Search

Thursday, February 4, 2016

Kekuatan kata "Jangan"

Ada 12 kata "Jangan" yang perlu dihayati :

1. Jangan menunggu bahagia baru tersenyum, tapi tersenyumlah, maka kamu kian bahagia.
2. Jangan menunggu kaya baru bersedekah, tapi bersedekahlah, maka kamu semakin kaya.
3. Jangan menunggu termotivasi baru bergerak, tapi bergeraklah, maka kamu akan termotivasi.
4. Jangan menunggu dipedulikan orang baru kamu peduli, tapi pedulilah dengan orang lain! Maka kamu akan dipedulikan.
5. Jangan menunggu orang memahami kamu baru kamu memahami dia, †api pahamilah orang itu, maka orang itu paham dengan kamu.
6. Jangan menunggu terinspirasi baru menulis. tapi menulislah, maka inspirasi akan hadir dalam tulisanmu.
7. Jangan menunggu proyek baru bekerja, tapi bekerjalah, maka proyek akan menunggumu.
8. Jangan menunggu dicintai baru mencintai, tapi belajarlah mencintai,maka kamu akan dicintai.
9. Jangan menunggu banyak uang baru hidup tenang, tapi hiduplah dengan tenang. Percayalah,. bukan sekadar uang yang datang tapi juga rejeki yang lainnya.
10. Jangan menunggu contoh baru bergerak mengikuti, tapi bergeraklah,maka kamu akan menjadi contoh yang diikuti.
11. Jangan menunggu sukses baru bersyukur. tapi bersyukurlah, maka bertambah kesuksesanmu.
12. Jangan menunggu bisa baru melakukan, tapi lakukanlah! Kamu pasti bisa!

Monday, February 1, 2016

IBU.....

Di Jepang, dulu pernah ada tradisi membuang orang yang sudah tua ke hutan  .  Dan ada juga organ mereka diambil untuk kegunaan perubatan  .  .  .  Mereka yang dibuang adalah orang tua yang sudah tidak berdaya  ,  agar tidak membebankan kehidupan anak - anaknya  .  .  . 
Pada suatu hari  ,  ada seorang pemuda yang berniat membuang ibunya ke hutan  .  Kerana si Ibu telah lumpuh dan agak nyanyuk  .. Si pemuda ini bergegas menyusuri hutan sambil menggendong ibunya  .  Si Ibu yang kelihatan tak berdaya  ,  berusaha mencapai setiap ranting pohon yang mampu diraihnya lalu mematahkannya dan menaburkannya di sepanjang jalan yang mereka lalui  .  Sesampai di dalam hutan yang tebal  ,  si anak menurunkan Ibu tersebut dan mengucapkan kata perpisahan sambil berusaha menahan sedih kerana ternyata dia tidak menyangka terpaksa melakukan perbuatan ini terhadap Ibunya  . Si ibu yang tak terdaya tadi masih tenang   .  .  .  . .  Dalam senyumnya  ,  dia berkata  , ''Anakku  ,  Ibu sangat menyayangimu  .  Sejak kau kecil sampai dewasa  ,  Ibu selalu merawatmu dengan segenap cintaku  .  Bahkan sampai hari ini  ,  rasa sayangku tidak berkurang sedikitpun  .  Tadi Ibu sudah menandai sepanjang jalan yang kita lalui dengan ranting-ranting kayu  .  Ibu takut kau tersesat  .  Ikutilah tanda itu agar kau selamat sampai di rumah  ''  .  Setelah mendengar kata-kata tersebut  , si anak menangis dengan sangat sebak dan sayu  . Kemudian terus memeluk ibunya dan kembali menggendongnya untuk membawa si Ibu pulang ke rumah  .  Pemuda tersebut akhirnya merawat Ibu yang sangat mengasihinya sampai Ibunya meninggal  .  Sahabatku semua  .  . renung2kanlah  .  . 
'' Orangtua '' bukan barangan lusuh yang boleh dibuang atau diabaikan setelah terlihat tidak berdaya  .  Kerana pada saat kita berjaya atau saat kita dalam susah  ,  hanya ''orangtua'' yang mengerti kita dan batinnya akan menderita jika kita susah  . 
''orangtua'' mereka tidak pernah meninggalkan kita  ,macammanapun keadaan kita  .. Walaupun kita pernah melawan atau meninggi suara kepada orangtua namun Ibu dan ayah kita akan tetap mengasihi kita  ....
Kasihi dan sayangi la orangtua kita selagi mereka masih hidup..

Sumber https://m.facebook.com/CIANJURTEA/posts/10151292762019228